Kesalahan #1: Tidak menggunakan stop-loss
Pasar Forex tidak dapat diprediksi. Bahkan analis terbaik pun salah. Tanpa stop-loss, satu posisi kerugian dapat menghapus keuntungan berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. SL bukanlah suatu pilihan: ini adalah asuransi jiwa trader Anda.
Kesalahan #2: Mempertaruhkan terlalu banyak per perdagangan
Mempertaruhkan 5%, 10% atau lebih buruknya 20% dari modal Anda dalam satu perdagangan adalah bunuh diri finansial. Bahkan dengan tingkat keberhasilan 50%, serangkaian 4 perdagangan yang kalah berturut-turut menyebabkan Anda kehilangan hampir 20% akun Anda. Aturan emasnya: maksimum 1 hingga 2% per posisi.
Kesalahan #3: Tidak menyesuaikan lot dengan modal Anda
Trading 1 lot standar dengan akun $1.000 adalah kesalahan klasik. Hadiahnya harus sebanding dengan modal Anda DAN jarak dari stop-loss Anda. Banyaknya 0,01 mungkin terlalu besar jika SL Anda jauh. Inilah sebabnya mengapa menghitung ukuran posisi sangat penting.
Kesalahan #4: Mengabaikan mata uang akun
Akun di EUR tidak dikelola seperti akun di USD. Jika Anda berdagang USDJPY dengan akun di EUR, nilai setiap pip bergantung pada kurs EUR/USD. Banyak pedagang menghitung lot mereka di USD sementara akun mereka di EUR, dan berakhir dengan risiko yang jauh lebih tinggi daripada yang mereka perkirakan.
Kesalahan #5: Martingale dan keunggulan emosional
Setelah mengalami kekalahan, refleks alaminya adalah ingin 'pulih' dengan meningkatkan hadiah. Itu adalah martingale, dan itu adalah pintu terbuka menuju kehancuran. Setiap perdagangan bersifat independen. Hadiah Anda harus selalu dihitung dengan dingin, berdasarkan risiko yang diharapkan, tidak pernah berdasarkan suasana hati atau kerugian Anda sebelumnya.
Solusinya: proses mekanis
Trader profesional tidak menghitung lotnya dengan tangan. Mereka mengikuti proses yang ketat: menentukan risiko, mengukur SL, menghitung lot, memasuki perdagangan. Tanpa emosi, tanpa perkiraan kasar. Signal Sizer mengubah proses ini menjadi salin dan tempel sederhana.